Istanbul - Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan pada hari pertama kunjungan kerjanya ke Turki, Kamis, 24 Oktober 2013, bertemu dengan Gubernur Istanbul Huseying Avni Mutlu.
Heryawan diterima di Kantor Gubernur Istanbul sekitar pukul 15.00 atau pukul 19.00 WIB, Kamis.
Gubernur Istanbul menyambut baik inisitif yang diupayakan sejabatnya dari Jawa Barat. Heryawan maupun Mutlu sepakat menjadikan Jawa Barat dengan Istanbul sebagai "Sister Province" agar lingkup kerjasama berbagai bidang akan lebih terarah dan maksimal.
Sektor yang digarap utamanya ekonomi-perdagangan, pendidikan, pariwisata, dan penembangan energi ramah lingkungan.
Heryawan memaparkan Jawa Barat dengan jumlah penduduk 45 juta orangdan diprediksi mencapai 56 juta orang pada 2025 memegang peranan utama dalam perekonomian Indonesia dengan kontribusinya mencapai 17 persen.
Jawa Barat juga dominan dalam sektor pertanian, tanaman pangan maupun perikanan. Selain itu, Jawa Barat juga pusat pendidikan tinggi dan industri strategis Indonesia.
Menanggapi peran lembaga pendidikan Turki di Bandung khususnya, dan Indonesia pada umumnya, Mutlu mengatakan, sekolah serupa telah beroperasi di puluhan negara.
"Melalui yayasan wakaf, pemerintah Turki telah memberi bantuan sosial kepada sejumlah negara dengan besaran Rp30 triliun per tahun," ungkap Mutlu.
Pertemuan kedua Gubernur diakhiri dengan tukar-menukar cenderamata. Turut menyaksikan Gubernur, Asda 3 Ahmad Hadadi, Kepala Dinas Perdagangan Ferry Sofyan Arif, Kepala BKPMD Dadang Mohamad, dan Kepala Dinas Pariwisata dan Budaya Nunung Sobari.
Selain unsur Pemprov Jawa Barat, turut mendampingi Wakil Ketua DPRD Jawa Barat Nur Supriyanto. [ito/inilah]